Langsung ke konten utama

"BESESIRU" BUDAYA SASAK YANG MULAI LUNTUR


Salah satu tradisi yang berkembang di Lombok yaitu besesiru. Besesiru adalah tradisi masyarakat Limbungan (Lombok Timur) untuk saling membantu (gotong royong) antar sesama anggota masyarakat tanpa mengeluarkan biaya. Tradisi besesiru dilakukan dalam berbagai segi kehidupan seperti dalam bidang pertanian, membangun rumah. Jika ada salah satu anggota masyarakat yang akan menanam suatu jenis tanaman dalam jumlah besar, maka seluruh anggota masyarakat ikut serta untuk membangun. Apabila ada salah satu anggota masyarakat yang tidak ikut membantu, maka ia akan mendapatkan hukuman moral, akan tetapi anggota masyarakat yang tidak ikut tersebut dapat mengganti dengan uang sebagai denda. Tradisi besesiru juga dilakukan ketika anggota masyarakat membangun rumah, maka seluruh anggota masyarakat harus ikut serta membangun.
Akan tetapi, seiring meningkatnya pertambahan jumlah penduduk dan kebutuhan manusia yang semakin kompleks seiring kemajuan sains dan teknologi yang bergerak kompleks dan mengglobal berimbas terhadap semakin tergerusnya budaya-budaya lokal khususnya budaya lokal Sasak Besesiru yang memiliki nilai-nilai moral sosial yang tinggi. Berkaitan dengan hal tersebut, maka masyarakat yang peduli dan pejabat pengambil kebijakan melakukan inventarisir dan mensosialisasikan dan menggalakan kegiatan-kegiatan budaya seperti besesiru tersebut. Untuk lebih mengetahui tentang BUDAYA BESESIRU pada masyarakat Sasak sangat penting untuk menyimak AKTUALISASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKALBESIRU PADA MASYARAKAT SASAK SEBAGAI UPAYA MENGUATKAN IDENTITAS BANGSA oleh Zulkarnain. Untuk membaca dan mendownloadnya. Silahkan klik :ZULKARNAIN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENINGGALAN BENDA-BENDA BERSEJARAH DI PULAU LOMBOK

Benda-benda temuan Gunung Piring Desa Truwai, Kecamatan Pujut. Sejak 2000 tahun yang lampau sudah terpengaruh oleh tradisi zaman perunggu. Adapun peralatan rumah tangga dan sumber bahan makanan yang ditemukan seperti kereweng, periuk, kerang-kerangan dan lain-lain. Penemuan Pringgabaya tahun 1999 yang merupakan sebuah indikasi bahwa nenek moyang kita sudah ada sejak zaman prasejarah . Temuan Pringgabaya yaitu sebuah Nekara. Nekara merupakan alat upacara yang diyakini sebagai media meminta hujan. Bentuknya semacam tambur besar, berupa dandang terbalik   yang dijadikan   sebagai   alat upacara.   Bukti tentang keberadaan nenek moyang suku Sasak dipinggir pantai   ditemukan seperti jaring (kerakat), alat penangkap cumi-cumi, adanya sisa kerang sedangkan bukti bahwa adanya alat-alat berburu seperti tombak, jaring, kodong ipin untuk menangkap udang, kodong lindung. Temuan 4 (empat) buah arca Budha dari perunggu pada tahun 1960 di Lombok Timur tepatn...

GERAK TUMBUHAN

Tumbuhan juga melakukan gerak meskipun gerak pada tumbuhan tidak menghasilkan perpindahan tempat. Gerak tumbuhan hanya dilakukan oleh bagian tertentu, seperti bagian ujung tunas, ujung akar, dan daun. Tumbuhan tingkat tinggi dapat merespon rangsangan tertentu dari lingkungannya dengan melakukan gerak. Gerak tumbuhan umumnya sangat lambat sehingga perlu ketelitian tinggi untuk dapat mengamatinya. Gerak pada tumbuhan terbagi menjadi tiga  yaitu gerak endonom, esionom, dan higroskopis. A.      Gerak Endonom Gerak endonom adalah gerak yang tidak diketahui penyebab luarnya. Gerak ini dikenal pula sebagai gerak spontan karena tumbuhan melakukan gerakan secara spontan tanpa perlu adanya rangsangan dari luar. Contoh gerak endonom ini adalah gerak pertumbuhan daun dan gerak rotasi sitoplasma ( siklosis ) pada sel-sel daun Hydrilla verticillata yang dapat dideteksi dari gerak sirkulasi klorofil di dalam sel. B.      Gerak Esio...

SISTEM PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN DAN HEWAN

Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan. Selain manusia dan hewan, tumbuhan juga dapat berkembang biak. Tujuan perkembangbiakan yaitu untuk mempertahankan jenisnya agar tidak punah. Perkembangbiakan pada tumbuhan ada dua cara, yaitu dengan cara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan vegetatif adalah perkembangbiakan melalui bagian tumbuhan itu sendiri, sedangkan perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan melalui penyerbukan. Tumbuhan berkembangbiak dengan cara kawin (generatif) dan tidak kawin (vegetatif) A.     Perkembangiakan tumbuhan secara generatif Tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara kawin selalu diawali dengan peristiwa penyerbukan pada bunga. Penyerbukan yaitu proses menempelnya serbuk sari di kepala putik. Penyerbukan kemudian diikuti dengan proses pembuahan sehingga terbentuk biji. Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara kawin antara lain : mangga, jeruk, dan jambu. B.   Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Tak Kawin (vegeta...