Langsung ke konten utama

MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA ISLAM DI LOMBOK

Sejak kapan Islam masuk dan berkembang di Pulau Lombok sulit ditentukan dengan tepat karena sumber autentik berkenaan dengan kejadian-kejadian pada masa lalu belum ada. Demikian juga peninggalan berupa masjid-masjid tua dan makam-makam kuno belum diketahui secara pasti kapan dibangun karena tidak ada keterangan-keterangan yang   secara   jelas memuat tentang keberadaannyam karena dibuat dari bahan yang mudah rusak dan cepat lapuk sehingga dari segi keaslian bahan sangat sukar dipertanggungjawabkan. Dikatakan bahwa awal masuknya Islam di Lombok ketika seseorang melakukan pernikaan dan diwajibkan berwudhu, mengucapkan istigfar dan kalimah syahadat
Selengkapnya istigfar sebagai berikut :
Astagha firulla ala alimming kuli sabim wa atubu ilay, tuwan saksinana ; tobat manira ing Allah, ingkan agung, ingkang alit, ingkang samar, ingkang nyata, ingkang tan baya, maka manira aenda patobat aken ing Allah Kot Allah lan moga manira untuk kang sapahat andika rasulullah sallallahu alaihi wasalam, astaga firullah ala halim.
Kemudian syahadatnya sebagai berikut :
Wruh ingsung nora ana pangerab lyaning Allah. Lan wruh ingsun Nabi Muhammad utusan Allah atau  Asyahadu ingsun sining wruh anyak sini angestoken nora pangeran sabenere hanging Allah pangeran sabenere  Nabi Muhammad utusan Allah
Sampai besarnya maskawinpun ditetapkan oleh raja-raja, sebagaimana yang dikutip oleh P. De Roo De La Faille dari sebuah lontar tahun 1543 sebagai berikut :
Auzubillahiminasysyaithonirrojim, Bimisllahirrahmanirrahim, bismillahi, alham dulillahi, wassalatu alarrasulullahi sallallahu alaihi wasallam, wusikum ibadallah wanafsim bitawallah. Manira anikahaken (palakiaken) anak kaulaning Allah huta’llah, nyai lanu Kalawan lanu saking pasrahing waline kang anduwe anak manire, alal minangkaring rabi manira, wenten dene maskawinipun saleyar (sareyal) selaka putih saking titimbangan ing negara Selaparang (atau Bayan) tetap utange maring lanu.
Yang dijawab oleh mempelai pria
Manire terima pakon pakenira saking pelakine Embok nyai ......kalawan.....alal minangka rabi manira, wenten dene maskawinipun kaqdi kang kocap ring wau punika, dadya tetap utang manire ring rabi manira rawuhing dunia lan rawuhing akherat.
Setelah itu mempelai pria mengikrarkan pesen (Arab: taqliq thalaq) sebagai berikut :

Samangsa manira membanga nilaraken ring rabi manira satahun lawese rupa inganambang yen nora ngingoni, yen nora ngomahi, yen nora nuroni, yen nora kakirim salah sawiji, nora kombaha jangkep satahun lawase, tiba (gugur) talak manira sepisan tur katagih maskawine.
Bagaimana perkembangan Islam dan prosesnya masuknya di Lombok. Klik : ISLAM DILOMBOK

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENINGGALAN BENDA-BENDA BERSEJARAH DI PULAU LOMBOK

Benda-benda temuan Gunung Piring Desa Truwai, Kecamatan Pujut. Sejak 2000 tahun yang lampau sudah terpengaruh oleh tradisi zaman perunggu. Adapun peralatan rumah tangga dan sumber bahan makanan yang ditemukan seperti kereweng, periuk, kerang-kerangan dan lain-lain. Penemuan Pringgabaya tahun 1999 yang merupakan sebuah indikasi bahwa nenek moyang kita sudah ada sejak zaman prasejarah . Temuan Pringgabaya yaitu sebuah Nekara. Nekara merupakan alat upacara yang diyakini sebagai media meminta hujan. Bentuknya semacam tambur besar, berupa dandang terbalik   yang dijadikan   sebagai   alat upacara.   Bukti tentang keberadaan nenek moyang suku Sasak dipinggir pantai   ditemukan seperti jaring (kerakat), alat penangkap cumi-cumi, adanya sisa kerang sedangkan bukti bahwa adanya alat-alat berburu seperti tombak, jaring, kodong ipin untuk menangkap udang, kodong lindung. Temuan 4 (empat) buah arca Budha dari perunggu pada tahun 1960 di Lombok Timur tepatn...

GERAK TUMBUHAN

Tumbuhan juga melakukan gerak meskipun gerak pada tumbuhan tidak menghasilkan perpindahan tempat. Gerak tumbuhan hanya dilakukan oleh bagian tertentu, seperti bagian ujung tunas, ujung akar, dan daun. Tumbuhan tingkat tinggi dapat merespon rangsangan tertentu dari lingkungannya dengan melakukan gerak. Gerak tumbuhan umumnya sangat lambat sehingga perlu ketelitian tinggi untuk dapat mengamatinya. Gerak pada tumbuhan terbagi menjadi tiga  yaitu gerak endonom, esionom, dan higroskopis. A.      Gerak Endonom Gerak endonom adalah gerak yang tidak diketahui penyebab luarnya. Gerak ini dikenal pula sebagai gerak spontan karena tumbuhan melakukan gerakan secara spontan tanpa perlu adanya rangsangan dari luar. Contoh gerak endonom ini adalah gerak pertumbuhan daun dan gerak rotasi sitoplasma ( siklosis ) pada sel-sel daun Hydrilla verticillata yang dapat dideteksi dari gerak sirkulasi klorofil di dalam sel. B.      Gerak Esio...

SISTEM PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN DAN HEWAN

Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan. Selain manusia dan hewan, tumbuhan juga dapat berkembang biak. Tujuan perkembangbiakan yaitu untuk mempertahankan jenisnya agar tidak punah. Perkembangbiakan pada tumbuhan ada dua cara, yaitu dengan cara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan vegetatif adalah perkembangbiakan melalui bagian tumbuhan itu sendiri, sedangkan perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan melalui penyerbukan. Tumbuhan berkembangbiak dengan cara kawin (generatif) dan tidak kawin (vegetatif) A.     Perkembangiakan tumbuhan secara generatif Tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara kawin selalu diawali dengan peristiwa penyerbukan pada bunga. Penyerbukan yaitu proses menempelnya serbuk sari di kepala putik. Penyerbukan kemudian diikuti dengan proses pembuahan sehingga terbentuk biji. Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara kawin antara lain : mangga, jeruk, dan jambu. B.   Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Tak Kawin (vegeta...